Selasa, 03 Maret 2020


Hips Dont Lie

Beberapa hari yang lalu aku menunjukkan foto #BebekMenoreh goreng utuh ke Mbak Pemesan sebelum diantar oleh abang go-send ke alamat tujuan.

"Wow, (bebeknya) semok dan seksi," komentarnya via WhatsApp.

Membaca komentar itu aku jadi penasaran ingin mengulik siapa bebek itu dulunya.

"Hips don't lie, Sahabat," jelas si Bebek saat kutanya. 

"Saya dulunya biduan yang mahir menari. Saya sering disebut Shakira-nya #BebekMenoreh. Kalau saya sudah joget geal-geol di tepi Kali Progo, bebek-bebek lain --wuiih-- langsung riuh kwak-kwek-kwak-kwek turut bernyanyi, 'I never really knew that she could dance like this. She make a man wants to speak Spanish: ¿Cómo se llama? (Sí), bonita (sí). (Shakira, Shakira)'."

"Terus apa yang membuat Sampeyan berakhir sebagai bebek goreng utuh begini? Apa karier menjadi semacam Shakira di dunia perbebekan kurang menjanjikan?"

Aku tidak menyangka akan mendapat omelan dari pertanyaan barusan.

"Ya biar kamu bisa jualan #BebekMenoreh ta ya, Sahabat! Sudah, malah nanya-nanya mulu. Segera pesan go-send, keburu siang. Bakul nggak cetha. Bebek goreng utuh malah diajakin ngobrol."

"Ya, Shakira. Maaf, Shakira. Saya yang salah, Shakira. Segera aku kirim kamu ke pemesan."

"Nah, begitu. Bagus."

Saat hendak menutup kardus, samar telingaku mendengar alunan merdu dari kejauhan, "Shakira, Shakira...." Sekilas kutengok, si #BebekMenoreh goreng utuh tampak tersenyum bahagia.
Copyright © 2018- | Viva | Sitemap | MURAKABIVOLQAmedia | KULINER BEBEK MENOREH | Bebek Jogja Mantap Siap Santap